Sebagai bagian dari komitmen nyata dalam menjaga kelestarian ekosistem dan mengoptimalkan efisiensi operasional, PLN Icon Plus SBU Regional Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) secara konsisten memperkokoh penerapan budaya hemat energi di area kerja. Langkah strategis ini diambil sebagai wujud tanggung jawab sosial korporasi dalam menekan jejak karbon, sekaligus membangun kesadaran bersama para pegawai akan pentingnya penggunaan energi yang bijak.
Penguatan budaya hemat energi ini diterapkan melalui serangkaian aksi nyata harian, seperti memadamkan lampu dan mematikan perangkat elektronik saat ruangan tidak digunakan, melepas charger dari stopkontak seusai pemakaian, serta memaksimalkan penggunaan sirkulasi udara dan cahaya alami. Manajemen juga menempatkan media imbauan di titik-titik strategis area kantor guna mengingatkan seluruh insan perusahaan agar menjadikan efisiensi energi sebagai bagian dari gaya hidup profesional.
Sebagai subholding PLN di bidang jaringan konektivitas dan solusi digital, PLN Icon Plus meyakini bahwa transformasi digital yang berkelanjutan harus berjalan selaras dengan prinsip-prinsip ramah lingkungan. Melalui pembiasaan efisiensi dari lingkup internal, perusahaan optimistis dapat membentuk ekosistem kerja yang lebih hijau, sehat, serta memberikan kontribusi positif bagi pelestarian alam di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menegaskan bahwa penerapan budaya hemat energi merupakan cerminan dari nilai-nilai keberlanjutan yang diusung oleh korporasi. “Inisiatif penghematan energi ini bukan sekadar strategi menekan beban operasional, melainkan komitmen moral kita terhadap keberlangsungan bumi. Melalui kedisiplinan yang ditunjukkan oleh tim di regional Bali dan Nusra, kita membuktikan bahwa inovasi teknologi yang dikembangkan tetap selaras dengan upaya perlindungan lingkungan,” ungkapnya.
Sementara itu, Senior Manager SBU Regional Bali dan Nusa Tenggara PLN Icon Plus, Anton Suprapto Adi, memaparkan bahwa gerakan ini memerlukan peranan aktif dan kedisiplinan kolektif seluruh personel di wilayah operasionalnya. “Kesadaran sederhana seperti mematikan sakelar atau mencabut kabel yang tidak terpakai membawa dampak besar jika dilakukan bersama secara konsisten. Dengan budaya hemat energi yang mengakar kuat, kami yakin dapat menciptakan area kerja yang efisien sekaligus meningkatkan kepedulian tim dalam menjaga ritme operasional yang berkelanjutan,” paparnya.
Melalui sinergi kepemimpinan dan kesadaran ekologis dari seluruh jajaran, PLN Icon Plus SBU Regional Bali dan Nusa Tenggara membuktikan bahwa aksi nyata dari dalam kantor mampu membawa perubahan yang berarti. Inisiatif internal ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang korporasi untuk mewujudkan tata kelola kantor yang ramah lingkungan, sehingga mampu menyelaraskan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dengan kelestarian alam demi kebaikan generasi masa depan.







