Daerah  

Gubernur Bali Resmikan Pura Pertama di Eropa yang Dibangun Gotong Royong Masyarakat Bali

banner 120x600
banner 468x60

Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi melaspas (meresmikan secara adat Hindu) **Pura Santa Citta Bhuwana**, pura pertama di Eropa Barat yang dibangun melalui gotong royong komunitas Bali di Belanda. Peresmian bersejarah ini berlangsung di Kallankote, Belanda, pada Minggu (4/5), dengan material bangunan seluruhnya didatangkan langsung dari Pulau Dewata.

“Ini adalah pencapaian luar biasa. Pura pertama di Eropa yang murni dibangun dengan semangat gotong royong masyarakat Bali, menggunakan material sakral dari tanah kelahiran,”tegas Koster dalam keterangannya di Denpasar. Proses pembangunan pura ini melibatkan kontribusi finansial dan tenaga dari diaspora Bali di seluruh Eropa.

banner 325x300

Duta Besar RI untuk Belanda Mayerfas yang hadir dalam acara tersebut menyatakan kebanggaan nasional atas pendirian pura ini. **”Ini bukan hanya kebanggaan Bali, tapi kebanggaan seluruh Indonesia sebagai bukti penyebaran budaya Nusantara yang harmonis di Eropa,”** ujar Mayerfas.

Fakta Kunci Pura Santa Citta Bhuwana:
– Lokasi: Taman Indonesia, Kallankote, Belanda
– Pemilik Lahan**: Marlisa dan Diederik Wareman (penggiat budaya Indonesia)
– Pengelola: Yayasan Bali Abdi Samasta pimpinan Made Aniadi
– Unik: Seluruh material bangunan (batu padas, kayu, ornamen) diimpor dari Bali
– Fungsi: Pusat spiritual dan budaya Hindu Bali di Eropa Barat

Simbol Persahabatan Indonesia-Belanda
Pura yang berdiri di atas tanah hibah dari pasangan Wareman ini menjadi bukti kecintaan terhadap budaya Bali. **”Ini adalah wujud nyata dharma kita untuk melestarikan warisan leluhur di manapun berada,”** tutur Made Aniadi, ketua yayasan pengelola.

Peresmian pura ini juga menandai dimulainya festival budaya Bali bulanan di Belanda, yang akan menampilkan tari tradisional, musik gamelan, dan workshop budaya Indonesia secara rutin. (Sumber: Biro Humas Pemprov Bali)*

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *