Daerah  

Hindari Mudik 28 Maret Polda Bali Imbau Warga Perhatikan Jadwal Upacara Adat

banner 120x600
banner 468x60

Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perjalanan mudik Lebaran pada 28 Maret 2025. Imbauan ini dikeluarkan karena adanya berbagai upacara adat dan keagamaan yang akan digelar di berbagai wilayah di Bali, terutama di jalur utama Denpasar-Gilimanuk.

banner 325x300

Kasatgas Humas Operasi Ketupat Agung 2025, Komisaris Besar Polisi Ariasandy, menjelaskan bahwa pada tanggal tersebut akan berlangsung rangkaian upacara adat Hindu, seperti taur kesanga, pengerupukan, serta pawai ogoh-ogoh. Tradisi ini merupakan bagian dari perayaan Hari Raya Nyepi yang rutin dilakukan oleh umat Hindu di Bali.

“Upacara ini akan menggunakan badan jalan dan persimpangan, sehingga pasti akan ada pengalihan arus serta potensi kemacetan yang cukup parah,” ujar Kombes Pol. Ariasandy di Denpasar, Rabu (19/3).

Ia menambahkan bahwa persiapan upacara sudah dimulai sejak pukul 13.00 WITA. Pada waktu tersebut, banyak ruas jalan akan dipadati oleh masyarakat yang mengikuti pawai ogoh-ogoh, baik di jalur utama maupun di area pemukiman. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada ketertiban, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

Selain kemacetan, adanya pawai budaya juga akan berdampak pada keterlambatan perjalanan bagi pemudik yang ingin meninggalkan Bali atau melanjutkan perjalanan ke daerah lain. Oleh karena itu, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik lebih awal, terutama sebelum tanggal 28 Maret.

“Jika memungkinkan, kami sarankan pemudik untuk berangkat lebih awal, yaitu antara 25 hingga 27 Maret 2025. Dengan begitu, perjalanan bisa lebih lancar dan tidak terganggu oleh agenda upacara adat yang melibatkan banyak orang,” tambahnya.

Polda Bali juga mengimbau pengguna jalan agar mematuhi pengalihan arus yang telah ditetapkan. Selain itu, pemudik diminta untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Dengan adanya koordinasi antara kepolisian, masyarakat, serta tokoh adat, diharapkan rangkaian perayaan Nyepi dan perjalanan mudik bisa berjalan dengan aman dan tertib tanpa mengganggu satu sama lain.

Sumber: instagram – @infodenapasar

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *