Inflasi konsumen di China mengalami penurunan di bawah nol untuk pertama kalinya dalam setahun, menandakan adanya tekanan deflasi di ekonomi terbesar kedua dunia tersebut. Data terbaru menunjukkan bahwa indeks harga konsumen (CPI) turun 0,3% pada Februari 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh melemahnya permintaan domestik dan tekanan eksternal seperti tarif baru yang diberlakukan oleh Amerika Serikat. Selain itu, sektor manufaktur China juga mengalami penurunan, yang berdampak pada harga barang dan jasa di tingkat konsumen.
Pemerintah China telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5% untuk tahun 2025, namun angka inflasi yang rendah ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan mencapai target tersebut. Beberapa analis berpendapat bahwa pemerintah perlu meningkatkan stimulus fiskal dan moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, pemerintah juga berencana untuk meningkatkan belanja infrastruktur dan memberikan insentif bagi sektor swasta guna mendorong investasi dan konsumsi domestik. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menstabilkan harga dan mencegah deflasi yang berkepanjangan.
Namun, beberapa ekonom berpendapat bahwa langkah-langkah tersebut mungkin tidak cukup untuk mengatasi tekanan deflasi. Mereka menekankan pentingnya reformasi struktural, seperti peningkatan jaring pengaman sosial dan reformasi pajak, untuk mendorong konsumsi domestik dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Di sisi lain, bank sentral China telah mengisyaratkan kemungkinan penurunan suku bunga dan pelonggaran kebijakan moneter lainnya untuk mendukung perekonomian. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan mendorong pinjaman kepada sektor riil.
Meskipun demikian, tantangan eksternal seperti ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat dan melemahnya permintaan global dapat membatasi efektivitas kebijakan domestik. Oleh karena itu, koordinasi kebijakan yang baik antara pemerintah dan bank sentral menjadi kunci dalam menghadapi tekanan deflasi ini.
Secara keseluruhan, penurunan inflasi konsumen di bawah nol ini menyoroti tantangan yang dihadapi China dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mencapai target pertumbuhan. Diperlukan langkah-langkah kebijakan yang tepat dan terkoordinasi untuk mengatasi tekanan deflasi dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.















