Legian, Senin (12/5) – Suasana khidmat menyelimuti Vihara Buddha Dharma, Legian, saat umat Buddha merayakan Tri Suci Waisak 2569 BE. Perayaan suci ini diikuti oleh sejumlah umat dengan penuh semangat dan rasa hormat melalui berbagai rangkaian upacara keagamaan.
Salah satu momen penting dalam perayaan ini adalah upacara memandikan Rupang Buddha. Ritual tersebut melambangkan proses penyucian diri dan pembersihan batin dari segala bentuk kekotoran pikiran serta emosi negatif, sebagai bagian dari upaya mencapai ketenangan dan kebijaksanaan sejati.
Upacara berlangsung dalam suasana yang penuh ketenangan, diiringi lantunan paritta dan doa-doa suci. Umat bergantian memandikan Rupang Buddha dengan air bunga yang telah disiapkan, sebagai bentuk penghormatan sekaligus simbol refleksi spiritual diri.
Ketua panitia perayaan menyampaikan bahwa Waisak tahun ini mengangkat tema pentingnya menumbuhkan kasih sayang dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari. “Perayaan Waisak bukan hanya momen seremonial, tapi juga pengingat untuk terus menapaki jalan Dharma dalam kehidupan,” ujarnya.
Perayaan ditutup dengan pembagian dana makanan kepada sesama dan pelepasan lampion sebagai simbol harapan dan doa untuk kebahagiaan semua makhluk. Suasana penuh kebersamaan dan kekhusyukan pun menjadi ciri khas dari peringatan hari suci umat Buddha ini.







