Daerah  

Rayakan Tumpek Krulut, Gubernur Bali Traktir 1.000 Gelas Kopi untuk Anak Muda sebagai Wujud Kasih Sayang dan Semangat Harmoni

banner 120x600
banner 468x60

Gubernur Bali, Wayan Koster, menunjukkan kepeduliannya terhadap generasi muda dengan mentraktir 1.000 gelas kopi dan makanan ringan bagi anak-anak muda di salah satu kedai kopi populer di Kota Denpasar, Sabtu (7/6). Aksi ini dilakukan sebagai bagian dari perayaan Rahina Tumpek Krulut, yang dalam kalender Bali Cakka jatuh pada Saniscara Kliwon, Wuku Krulut, dan dikenal sebagai hari kasih sayang dalam tradisi Hindu Bali. Dalam keterangannya, Gubernur Koster menyampaikan bahwa tempat nongkrong seperti kedai kopi dipilih karena menjadi ruang ekspresi dan pertemuan kreatif anak-anak muda Bali yang gemar berdiskusi dan berkarya. “Ini merayakan Tumpek Krulut atau hari kasih sayang. Saya memilih tempat ini karena menjadi tempat kumpulnya anak-anak muda yang doyan minum kopi,” ujarnya. Menurutnya, peringatan Tumpek Krulut memiliki nilai spiritual yang sangat dalam, yakni sebagai momentum untuk menyucikan alat musik gamelan—melambangkan harmoni nada dalam kehidupan—serta menguatkan nilai kasih sayang, kebahagiaan, dan keharmonisan antarumat manusia.

Dalam suasana akrab dan hangat di kedai kopi tersebut, Gubernur Koster juga memanfaatkan momen untuk menyampaikan pesan moral kepada para generasi muda. Ia mengajak mereka agar senantiasa tekun dalam menempuh pendidikan jika masih bersekolah atau kuliah, dan terus bekerja dengan penuh semangat jika telah memasuki dunia kerja. Harapannya, anak-anak muda Bali dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai budaya dan spiritualitas. “Tekun belajar, rajin bekerja, dan terus berkarya demi masa depan Bali yang lebih baik,” pesan Koster. Aksi ini tidak hanya menjadi simbol kasih sayang dalam konteks spiritual Tumpek Krulut, tetapi juga bentuk nyata pendekatan seorang pemimpin kepada masyarakat muda—menyentuh langsung ruang sosial mereka sambil membawa pesan budaya dan etika kehidupan. Inisiatif ini juga memperkuat citra Bali sebagai daerah yang tidak hanya menjunjung tradisi, tetapi juga terbuka terhadap ruang-ruang baru ekspresi generasi masa kini.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *